Cara Mengecek Aktivitas Developer
Salah satu cara untuk memahami perkembangan sebuah proyek Web3 adalah dengan melihat aktivitas developer. Produk yang terus dikembangkan biasanya menunjukkan adanya pembaruan, perbaikan, maupun penambahan fitur dari waktu ke waktu.
Bagi sebagian orang, aktivitas developer terdengar seperti sesuatu yang hanya bisa dipahami oleh programmer. Padahal, kita tidak perlu mampu menulis kode untuk mengetahui apakah sebuah proyek masih aktif dikembangkan.
Artikel ini membahas beberapa cara sederhana untuk melihat aktivitas pengembangan sebuah proyek sebagai bagian dari proses riset.
Mengapa Aktivitas Developer Penting?
Dalam ekosistem Web3, sebagian besar proyek dikembangkan secara terbuka (open source). Artinya, proses pengembangan dapat dilihat oleh siapa saja.
Aktivitas developer membantu menjawab beberapa pertanyaan penting.
- Apakah proyek masih terus dikembangkan?
- Apakah tim rutin memperbaiki produk?
- Apakah roadmap benar-benar dikerjakan?
- Apakah proyek hanya aktif di media sosial, atau juga aktif membangun produknya?
Semakin aktif proses pengembangannya, semakin besar peluang bahwa proyek masih memiliki arah yang jelas.
Apa yang Perlu Dilihat?
1. Pembaruan Produk
Cara paling mudah adalah melihat apakah produk mengalami perkembangan.
Misalnya:
- Fitur baru dirilis.
- Tampilan aplikasi diperbarui.
- Bug diperbaiki.
- Dokumentasi ditambahkan.
- Performa aplikasi meningkat.
Produk yang terus berkembang biasanya menunjukkan bahwa proses pengembangan masih berjalan.
2. Dokumentasi Resmi
Dokumentasi juga mencerminkan aktivitas tim.
Perhatikan apakah:
- Dokumentasi diperbarui.
- Panduan penggunaan bertambah.
- Fitur baru mulai dijelaskan.
- Informasi lama diperbaiki.
Dokumentasi yang terus berkembang menunjukkan bahwa tim berusaha menjaga informasi tetap relevan.
3. GitHub
Banyak proyek Web3 menggunakan GitHub untuk mengembangkan perangkat lunaknya.
Meskipun kamu tidak memahami bahasa pemrograman, GitHub tetap dapat memberikan gambaran mengenai aktivitas pengembangan.
Beberapa hal yang dapat diperhatikan:
- Apakah repository masih aktif?
- Apakah ada pembaruan dalam beberapa minggu atau bulan terakhir?
- Apakah terdapat kontributor yang aktif?
- Apakah proyek masih menerima perbaikan dan pengembangan?
Tujuannya bukan membaca kode, melainkan melihat apakah proses pembangunan masih berlangsung.
4. Changelog atau Release Notes
Sebagian proyek menyediakan daftar perubahan yang dikenal sebagai changelog atau release notes.
Di dalamnya biasanya dijelaskan:
- Fitur baru.
- Perbaikan bug.
- Peningkatan performa.
- Pembaruan keamanan.
Dokumen seperti ini membantu melihat perkembangan produk tanpa harus membaca kode program.
5. Pengumuman Pengembangan
Tim proyek biasanya memberikan pembaruan mengenai progres pengembangan melalui kanal resmi.
Perhatikan apakah pengumuman tersebut membahas:
- Kemajuan produk.
- Hasil audit.
- Integrasi baru.
- Peluncuran fitur.
- Pengujian jaringan.
Bedakan pengumuman yang berisi perkembangan teknis dengan unggahan yang hanya bersifat promosi.
6. Kesesuaian dengan Roadmap
Bandingkan aktivitas developer dengan roadmap.
Tanyakan:
- Apakah target yang dijanjikan benar-benar sedang dikerjakan?
- Apakah fitur yang dijanjikan sudah tersedia?
- Apakah ada penjelasan jika terjadi perubahan jadwal?
Semakin banyak bukti yang mendukung roadmap, semakin mudah menilai perkembangan proyek secara objektif.
Jangan Hanya Melihat Jumlah Commit
Sebagian orang menilai proyek hanya berdasarkan jumlah commit di GitHub.
Pendekatan ini kurang tepat.
Sebuah commit bisa berisi perubahan kecil, sementara satu commit lainnya dapat membawa pembaruan besar.
Yang lebih penting adalah melihat apakah pengembangan berlangsung secara konsisten dan menghasilkan kemajuan yang nyata.
Fokuslah pada kualitas perkembangan, bukan hanya jumlah aktivitas.
Hubungkan dengan Produk
Aktivitas developer seharusnya terlihat pada produk yang digunakan pengguna.
Misalnya:
- Dokumentasi semakin lengkap.
- Aplikasi semakin stabil.
- Fitur baru tersedia.
- Pengalaman pengguna semakin baik.
Jika aktivitas pengembangan tinggi tetapi produk tidak menunjukkan perubahan yang berarti, lakukan evaluasi lebih lanjut untuk memahami penyebabnya.
Pertanyaan yang Selalu Saya Gunakan
Saat meriset sebuah proyek, saya biasanya mencari jawaban atas beberapa pertanyaan berikut.
- Apakah proyek masih aktif dikembangkan?
- Kapan pembaruan terakhir dilakukan?
- Apakah dokumentasi ikut diperbarui?
- Apakah roadmap menunjukkan perkembangan yang nyata?
- Apakah produk terus mengalami peningkatan?
- Apakah aktivitas developer menghasilkan perubahan yang dapat dirasakan oleh pengguna?
Jawaban atas pertanyaan tersebut sering kali lebih berguna daripada sekadar mengetahui berapa banyak commit yang dibuat.
Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula
Beberapa kesalahan yang cukup sering terjadi antara lain:
- Menilai proyek hanya dari jumlah commit.
- Menganggap GitHub adalah satu-satunya indikator perkembangan.
- Tidak membandingkan aktivitas developer dengan roadmap.
- Mengabaikan pembaruan dokumentasi dan produk.
- Lebih memperhatikan media sosial daripada perkembangan teknis.
Aktivitas developer sebaiknya dinilai bersama berbagai informasi lainnya agar menghasilkan gambaran yang lebih utuh.
Pendekatan Xyesetoy
Di Xyesetoy, aktivitas developer digunakan untuk memahami apakah sebuah proyek benar-benar terus dibangun.
Penilaian tidak hanya berfokus pada GitHub, tetapi juga mencakup perkembangan produk, pembaruan dokumentasi, roadmap, serta komunikasi resmi dari tim pengembang. Dengan pendekatan ini, aktivitas developer dipandang sebagai bagian dari keseluruhan proses riset, bukan sebagai satu-satunya indikator kualitas proyek.
Kesimpulan
Aktivitas developer memberikan gambaran mengenai bagaimana sebuah proyek berkembang dari waktu ke waktu. Melalui pembaruan produk, dokumentasi, GitHub, release notes, dan pengumuman resmi, kita dapat melihat apakah proyek masih aktif membangun atau hanya aktif melakukan promosi.
Dalam melakukan riset proyek Web3, tujuan utama bukan menghitung jumlah commit atau memahami seluruh kode program, melainkan mencari bukti bahwa pengembangan benar-benar berlangsung. Dengan melihat perkembangan secara menyeluruh, penilaian terhadap sebuah proyek akan menjadi lebih objektif dan berbasis fakta.
